Bangladesh mobile banking MUNIR UZ ZAMAN/AFP/Getty Images

Meningkatkan Keberlanjutan Pendanaan Pembangunan

WASHINGTON, DC – Untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030, triliunan dolar dalam bentuk belanja negara, investasi, dan dana bantuan diperlukan setiap tahunnya. Meskipun perkiraannya berbeda-beda, sebuah laporan PBB di tahun 2014 menyatakan bahwa total investasi sebesar $7 triliun dibutuhkan hanya untuk perbaikan infrastruktur. Namun, berapa pun jumlah yang sebenarnya, hal tersebut jauh melampaui jumlah yang dapat disediakan pemerintah, sehingga para pemimpin yang berupaya untuk melaksanakan SDGs 17 akan berharap dari sektor bank dalam negeri untuk dapat menyediakan pendanaan.

Ini adalah hal yang masuk akal. Di negara-negara berkembang, bank diperkirakan mempunyai aset lebih dari $50 triliun yang berarti bahwa mereka dapat memberikan dampak signifikan terhadap pendanaan pembangunan yang berkelanjutan.       

Namun saat ini, banyak lembaga pemberi pinjaman tidak mempunyai kapasitas untuk mengevaluasi dengan tepat risiko finansial, lingkungan hidup, sosial, dan pemerintah sehubungan dengan proyek-proyek pembangunan berkelanjutan. Jika komunitas internasional ingin mencapai target SDG, praktik finansial yang berkelanjutan perlu lebih diperkuat. 

To continue reading, please log in or enter your email address.

To access our archive, please log in or register now and read two articles from our archive every month for free. For unlimited access to our archive, as well as to the unrivaled analysis of PS On Point, subscribe now.

required

By proceeding, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy, which describes the personal data we collect and how we use it.

Log in

http://prosyn.org/58p6tuW/id;

Handpicked to read next

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated cookie policy and privacy policy.