mohieldin23_SAM PANTHAKY_AFP_Getty Images SAM PANTHAKY/AFP/Getty Images

Penguatan Hak Kepemilikan Tanah Memperkuat Pembangunan

WASHINGTON, DC – Bagi sebagian besar masyarakat miskin dan rentan di dunia, jaminan akan hak atas properti, termasuk kepemilikan tanah, adalah sebuah kemewahan. Kecuali terdapat perubahan dalam hal ini, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) akan sulit untuk dicapai.          

Kepemilikan tanah menentukan siapa yang bisa menggunakan tanah, jangka waktu penggunaan, dan cara penggunaan tanah. Pengaturan kepemilikan lahan dapat didasarkan pada hukum yang berlaku atau kebiasaan informal. Jika terdapat jaminan akan hak tersebut, maka pengguna tanah tidak hanya mempunyai insentif untuk melakukan praktik terbaik ketika menggunakan tanah (misalnya pengguna akan memperhatikan dampak lingkungan dari kegiatan mereka), dan juga melakukan lebih banyak investasi.

Terdapat sebuah konsensus internasional mengenai pentingnya jaminan akan hak kepemilikan tanah untuk keluaran pembangunan. Pada tahun 2012, Komite Ketahanan Pangan Dunia, yang berbasis di Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, mendukung Panduan Sukarela tentang Tata Kelola Kepemilikan Tanah yang Bertanggung Jawab sebagai norma global dalam hal ini.    

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/8u1kVSWid