Jon Hicks/Getty Images

Demografi dan Pembangunan

WASHINGTON, DC – Realisasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) – bertujuan mengentas kemiskinan, meningkatkan pemerataan kesejahteraan, dan memajukan keberlanjutan, sekarang hingga akhir 2030 – mengharuskan penyelesaian sejumlah tantangan utama, mulai dari menjamin pendanaan yang memadai untuk melawan perubahan iklim hingga mengendalikan guncangan-guncangan makro ekonomi. Akan tetapi ada satu potensi masalah yang bisa hikmah di balik musibah: transisi demografi di hampir semua negara yang terjadi dalam beberapa tahun ke depan.

Ketika agenda SDG mencapai tenggat waktunya, populasi penduduk dunia diperkirakan mencapai 8,5 miliar jiwa. Dua puluh tahun kemudian – sekitar 34 tahun dari sekarang – angka tersebut diperkirakan mendekati 10 miliar penduduk, atau bertambah 2,5 miliar jiwa dari jumlah saat ini. Dunia seperti apa yang akan kita diami? Di mana generasi berikutnya akan tinggal? Dari mana sumber penghasilan mereka? Apakah mereka akan menguatkan atau justru melemahkan perekonomian nasional?

Sebagai gambarannya, kita bisa mundur 35 tahun, kembali ke awal tahun 1980an. Presiden AS Ronald Reagan, pemimpin Cina Deng Xiaoping, Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher, Presiden Perancis François Mitterrand, dan Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev mendominasi tajuk utama berita dunia. Penjualan PC sangat rendah dan anak-anak bersaing memainkan kubus Rubik, alih-alih mencoba unggul di permainan Pokémon.

To continue reading, please log in or enter your email address.

To read this article from our archive, please log in or register now. After entering your email, you'll have access to two free articles from our archive every month. For unlimited access to Project Syndicate, subscribe now.

required

By proceeding, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy, which describes the personal data we collect and how we use it.

Log in

http://prosyn.org/nNPIYa1/id;

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated cookie policy and privacy policy.