mcarthur2_Yuichiro Chino_Getty Images_world Yuichiro Chino/Getty Images

Mari Mulai Peralihan Besar

NEW YORK – Dengan sudah dimulainya vaksinasi COVID-19 di beberapa negara dan masih berlangsungnya upaya untuk memperluas akses, para pemimpin dunia akan segera mengalihkan perhatian mereka dari respons krisis ke pemulihan pandemi. Berbagai negara sudah berkomitmen mengalokasikan dana sebesar $12 triliun untuk merespons COVID-19, dan akan ada tekanan yang kuat untuk meningkatkan investasi agar mencapai kondisi “normal” seperti sebelum terjadinya pandemi ini. Tapi ini adalah hal yang salah.                 

Walaupun kita kesampingkan kendala anggaran, kita sudah melihat betapa kondisi normal sebelum pandemi terjadi berdampak sangat buruk terhadap dunia. Interaksi kita yang buruk dengan lingkungan menyebabkan penularan virus corona kepada manusia, perekonomian global kita yang sangat terhubung memungkinkan virus ini menyebar secara luas dan cepat, serta dampak yang mematikan dari virus ini bagi kelompok masyarakat yang paling rentan sudah menyoroti dampak dari kesenjangan sosial dan ekonomi yang mendalam di dalam suatu negara maupun antar negara.           

Daripada mengejar pemulihan kembali ke kondisi sebelum tahun 2020, para pemimpin kita harus berusaha untuk menciptakan dunia yang berbeda dan lebih baik. Untungnya, mereka sudah mempunyai peta jalan yang tertuang dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yang mencakup target ekonomi, sosial, dan lingkungan yang sudah mendapatkan komitmen dari semua negara untuk mencapai hal tersebut pada tahun 2030.       

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/anCps1rid