singer185_Andre Lucaspicture alliance via Getty Images_coronavirusvaccinetrial Andre Lucas/picture alliance via Getty Images

Alasan Perlunya Uji Tantangan COVID-19 pada Manusia

MELBOURNE/LOS ANGELES – Bulan lalu, kelompok advokasi vaksin 1Day Sooner menulis sebuah surat terbuka untuk Francis Collins, Direktur Institut Kesehatan Nasional AS, untuk mendesak pemerintah mengizinkan dan mulai mempersiapkan uji tantangan pada manusia (human challenge trial) untuk vaksin COVID-19 demi mengakhiri pandemi ini secepatnya. Pada uji tantangan pada manusia ini, para sukarelawan yang menerima informasi lengkap mengenai pengujian akan disuntikkan calon vaksin (atau plasebo) dan kemudian “diuji” dengan dipaparkan virus SARS-CoV-2, yaitu virus yang menyebabkan COVID-19 secara sengaja.

Akhir bulan ini, surat serupa juga akan dikirimkan ke para kepala lembaga kesehatan pemerintah di beberapa negara yang melakukan penelitian vaksin COVID-19, dan kepada Keva Bain, Presiden dari Majelis Kesehatan Dunia, yang merupakan badan pengambil keputusan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).         

Pada hari yang sama dengan  penerbitan surat terbuka untuk Collins, Adrian Hill, Direktur Jenner Institute di Universitas Oxford dan salah satu yang ikut menandatangani surat tersebut, menyatakan bahwa ia percaya uji tantangan pada manusia seharusnya akan “bisa dilakukan dan bersifat informatif” dalam beberapa bulan ke depan. Jenner Institute adalah salah satu pelopor dalam pengembangan vaksin SARS-CoV-2, dan ini merupakan pengumuman pertama dari seorang pengembang yang menandakan dukungan terhadap uji tantangan pada manusia.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/eTqhQcEid