Skip to main content

Woman touches tax service robot VCG/VCG/Getty Images

Potensi Manfaat dan Kerugian Kecerdasan Buatan

BRUSSEL – Seperti setiap tren transformatif yang ada, berkembangnya kecerdasan buatan (AI) menciptakan peluang dan tantangan yang besar. Namun risiko terbesar mungkin bukan hal yang paling sering didiskusikan.

Berdasarkan penelitian baru dari McKinsey Global Institute (MGI), AI berpotensi untuk meningkatkan produktivitas ekonomi keseluruhan secara signifikan. Bahkan ketika memperhitungkan biaya transisi dan dampak kompetisi, AI dapat menambah total output sebesar $13 triliun pada tahun 2030 dan meningkatkan PDB global sebesar 1.2% per tahun. Hal ini sepadan dengan – atau lebih besar dari – dampak ekonomi dari teknologi umum yang ada di masa lalu, misalnya tenaga uap pada tahun 1800an, industri manufaktur pada tahun 1900an, dan teknologi informasi pada tahun 2000an.

Mungkin kekhawatiran yang paling sering didiskusikan mengenai AI adalah prospek bahwa mesin AI akan menggantikan lebih banyak pekerjaan dibandingkan peluang kerja yang diciptakan oleh mesin tersebut. Namun, penelitian MGI menemukan bahwa adopsi AI mungkin tidak akan mempunyai dampak signifikan terhadap jumlah lapangan kerja neto dalam jangka panjang. Investasi ekstra pada sektor ini dapat berkontribusi sebesar 5% terhadap lapangan kerja pada tahun 2030, dan manfaat ekonomi tambahan yang diciptakan dapat meningkatkan permintaan pekerja, sehingga meningkatkan kesempatan kerja sebesar 12%.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

Get unlimited access to PS premium content, including in-depth commentaries, book reviews, exclusive interviews, On Point, the Big Picture, the PS Archive, and our annual year-ahead magazine.

https://prosyn.org/s60Gze4/id;
  1. solana109_robert wallisCorbis via Getty Images_manhittingberlinwall Robert Wallis/Corbis via Getty Images

    The Partial Triumph of 1989

    Javier Solana

    The fall of the Berlin Wall in November 1989 marked the end not of a historical chapter, but of a paragraph. Although capitalism currently has no rival, it has proven its compatibility with illiberal forces.

    0
  2. sachs315_Pablo Rojas MadariagaNurPhoto via Getty Images_chileprotestmanbulletface Pablo Rojas Madariaga/NurPhoto via Getty Images

    Why Rich Cities Rebel

    Jeffrey D. Sachs

    Having lost touch with public sentiment, officials in Paris, Hong Kong, and Santiago failed to anticipate that a seemingly modest policy action (a fuel-tax increase, an extradition bill, and higher metro prices, respectively) would trigger a massive social explosion.

    1

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated Cookie policy, Privacy policy and Terms & Conditions