kschwab22_ Spencer PlattGetty Images_shops closed covid Spencer Platt/Getty Images

Kapitalisme Pasca COVID

JENEWA – Tidak ada peristiwa yang terjadi sejak Perang Dunia II yang mempunyai dampak global yang sangat besar seperti COVID-19. Pandemi ini sudah memicu krisis kesehatan masyarakat dan ekonomi dalam skala yang belum pernah terjadi selama puluhan tahun dan memperburuk masalah-masalah sistemis seperti kesenjangan dan sikap berpura-pura hebat (power posturing).

Satu-satunya respons yang bisa diterima terhadap krisis seperti ini adalah menerapkan “Perombakan Besar” dalam bidang ekonomi, politik, dan masyarakat kita. Memang benar bahwa ini adalah saat untuk meninjau ulang prinsip-prinsip yang berlaku dalam sistem sebelum terjadinya pandemi ini, tapi ini juga merupakan saat yang tepat untuk mempertahankan nilai-nilai tertentu yang sudah lama dipegang. Tugas kita adalah mempertahankan pencapaian-pencapaian yang sudah berhasil dicapai dalam 75 tahun terakhir dengan cara yang lebih berkelanjutan.         

Selama puluhan tahun setelah PD II, dunia sudah berhasil melakukan langkah-langkah untuk memberantas kemiskinan, mengurangi angka kematian anak, meningkatkan usia harapan hidup, dan memberantas buta huruf yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Saat ini, kerja sama dan perdagangan internasional, yang mendorong kemajuan pascaperang dunia dalam bidang-bidang tersebut dan bidang-bidang kemajuan manusia yang lain, harus dipertahankan dan dibela dari skeptisisme baru terhadap manfaat-manfaat hal-hal tersebut.  

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/Os5oOW8id