brown65_LUIS TATOAFP via Getty Images_africacoronaviruswashhands Luis Tato/AFP via Getty Images

Urgensi Hidup dan Mati

LONDON – “Hal ini tidak hanya terjadi sekali saja,” ungkap Kepala Wellcome Trust Jeremy Farrar. “Hal ini sekarang sudah menjadi penyakit endemis.”        

COVID-19, seperti yang dikatakan oleh Farrar, tidak peduli dengan batas negara, wilayah, politik dan lainnya. Oleh karena itu, upaya kita untuk mengatasinya juga harus mengabaikan batas-batas tersebut. Tidak ada yang benar-benar bisa aman kecuali penyakit ini sudah ditangani di seluruh penjuru dunia.

Untuk mencegah apa yang ditakuti oleh banyak ilmuwan pada saat ini – gelombang kedua pandemi pada akhir tahun ini – kita harus segera bertindak sehubungan dengan hal-hal yang paling membutuhkan pertolongan kita: yaitu menolong negara-negara termiskin di dunia. Seperti yang telah diperingatkan Abiy Ahmed, perdana menteri Ethiopia dan pemenang hadiah Nobel Perdamaian, jika virus corona melanda benua Afrika, maka virus ini akan kembali menghantui kita semua. 

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/hOE0tjbid