BSIP/UIG/Getty Images

Vaksin untuk Populasi yang Menua

SEATTLE – Populasi dunia semakin bertambah banyak – dan menua. Populasi lansia sudah hampir melampaui jumlah penduduk yang lebih muda – pada tahun 2050, jumlah populasi berusia 65 tahun ke atas dapat berjumlah tiga kali lebih banyak dari pada populasi yang berusia di bawah empat tahun – banyak orang khawatir bahwa beban anggaran pemerintah, sistem layanan kesehatan, dan ekonomi menjadi terlalu besar sehingga tidak lagi dapat dipenuhi pemerintah. Tetapi, sesungguhnya ada yang dapat dilakukan guna meringankan beban tersebut: yaitu dengan meningkatkan kesehatan para lansia.

Ketika kita menua, tubuh kita mengalami perubahan yang kompleks yaitu, di antaranya, semakin melemahnya kemampuan tubuh untuk mengatasi infeksi dan membangun imunitas (hal ini disebut immunosenescence). Itu sebabnya mengapa suatu penyakit ketika diidap oleh orang dewasa yang lebih tua cenderung menjadi lebih parah, dan lebih besar dampaknya terhadap kualitas hidup, disabilitas, dan mortalitas, jika dibandingkan dengan dampak yang dialami pasien yang lebih muda ketika mengidap penyakit yang sama.

Sederhananya, sistem imunitas orang dewasa yang menua membutuhkan bantuan tambahan. Kebutuhan ini yang dapat dijawab oleh vaksin.

To continue reading, please log in or enter your email address.

To access our archive, please log in or register now and read two articles from our archive every month for free. For unlimited access to our archive, as well as to the unrivaled analysis of PS On Point, subscribe now.

required

By proceeding, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy, which describes the personal data we collect and how we use it.

Log in

http://prosyn.org/C4f7b84/id;

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated cookie policy and privacy policy.