sala2_Wolfgang KaehlerLightRocket via Getty Images_seychellestortoiseturtlebeachisland Wolfgang Kaehler/LightRocket via Getty Images

Alam adalah Antivirus Terbaik Kita

WASHINGTON, DC – Seychelles, 115 rangkaian kepulauan hijau dan berbatu di Samudera Hindia, baru-baru ini mengumumkan – di tengah pandemi virus corona – bahwa mereka akan melindungi 30% dari lautan biru kehijauan yang berkilau dari penggunaan komersial.     

Melindungi 410,000 kilometer persegi (158,000 mil persegi) lautan akan memberikan manfaat kepada hewan-hewan liar di pantai dan di lautan, termasuk 100,000 kura-kura raksasa dan beberapa terumbu karang terakhir di dunia yang masih dalam kondisi lestari. Tapi, selain bermanfaat bagi spesies-spesies tersebut, menetapkan Kawasan Konservasi Laut yang baru – yang dimungkinkan melalui kesepakatan pertukaran utang inovatif – juga akan meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kemakmuran masyarakat Seychelles, yang berjumlah kurang dari 100,000 orang tapi melayani lebih dari 350,000 orang pengunjung setiap tahunnya.  

Saat ini Seychelles hanya menjadi tuan rumah bagi sekumpulan turis yang terjebak karena pandemi ini, dan negara tersebut sedang berada dalam lockdown yang bertujuan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari virus ini. Keputusan Presiden Danny Faure untuk tetap melanjutkan upaya perlindungan lingkungan, bahkan ketika negaranya sedang mengalami darurat kesehatan masyarakat, merupakan sebuah pengingat yang kuat akan pentingnya alam bagi kesejahteraan fisik dan ekonomi masyarakat – dan prinsip ini tidak hanya berlaku di Seychelles.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/DYCqFUmid