Chinese sort waste plastic bottles for recycling Hong Wu/Getty Images

Plastik Yang Lebih Baik untuk Lautan yang Lebih Sehat

LONDON – Plastik adalah salah satu bahan yang paling banyak dipakai saat ini. Dengan banyaknya kegunaan plastik, tidak heran sekitar 320 juta ton plastik digunakan di seluruh dunia tiap tahunnya. Akibatnya, hari raya selalu menghasilkan bergunung-gunung produk hasil olahan plastik dan kemasannya. Namun, plastik juga memberi dampak yang sangat serius dan mengancam lingkungan.

Jika tidak dibuang dengan benar, plastik dapat tergeletak atau terombang ambing selama berpuluh-puluh taun. Selain berbahaya pada kehidupan di daratan dan di lautan, plastik yang terombang-ambing di lautan dapat menyerap racun dan terpecah menjadi plastik mikro, yang dapat masuk ke rantai makanan.

Karena hal ini, berbagai pemerintah menetapkan pajak atas produk-produk berbahan plastik yang merusak lingkungan atau bahkan melarangnya. Banyak pemerintah juga mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik, dan menggunakan, merancang ulang, dan mendaur ulang produk-produk plastik.

To continue reading, please log in or enter your email address.

To read this article from our archive, please log in or register now. After entering your email, you'll have access to two free articles from our archive every month. For unlimited access to Project Syndicate, subscribe now.

required

By proceeding, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy, which describes the personal data we collect and how we use it.

Log in

http://prosyn.org/XFeUgel/id;

Handpicked to read next

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated cookie policy and privacy policy.