Skip to main content

Mengejar Pemenuhan Target Iklim yang Layak

BERLIN – Bulan Desember lalu di Paris, 195 negara mencapai konsensus tentang rencana pengendalian perubahan iklim di masa mendatang. Akan tetapi, seperti kesepakatan lain yang terjadi di PBB, perjanjian yang disepakati memang memuat ambisi besar, namun jauh lebih sederhana ketika menyangkut komitmen dalam aksi nyata.

Perjanjian Paris tentang perubahan iklim memuat sebuah janji untuk mengendalikan pemanasan agar “tidak melebihi 2 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri”. Selain itu, berdasarkan permintaan negara-negara paling rentan di dunia, rumusan tersebut dilengkapi dengan kehendak untuk “mengedepankan upaya-upaya untuk menekan kenaikan suhu hingga 1,5º derajat Celcius.”

Permasalahannya adalah aspirasi-aspirasi yang ada tidak sejalan dengan komitmen yang terkandung di dalam perjanjian. Bahkan sebaliknya, janji akan sistem mitigasi sukarela yang ditetapkan berdasarkan perjanjian tersebut justru membiarkan emisi global meningkat hingga tahun 2030 dan kemungkinan besar mengakibatkan pemanasan mencapai 3-3.5ºC pada tahun 2100. Ini contoh terbaik adanya inkonsistensi dalam pembuatan kebijakan.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

Get unlimited access to PS premium content, including in-depth commentaries, book reviews, exclusive interviews, On Point, the Big Picture, the PS Archive, and our annual year-ahead magazine.

https://prosyn.org/Vx2Einb/id;
  1. haass105_Gustavo BassoNurPhoto via Getty Images_amazon Gustavo Basso/NurPhoto via Getty Images

    The Amazon and You

    Richard N. Haass

    Sovereignty entails obligations as well as rights, and where compliance cannot be induced, pressure must be applied. And though positive incentives to encourage and enable compliance would be preferable, Brazil's government is showing that there must be sticks where carrots are not enough.

    2
  2. GettyImages-1151170958 ADRIAN DENNIS/AFP/Getty Images

    The Meritocracy Muddle

    Eric Posner

    Although populism in Western democracies is nothing new, resentment toward elites and experts has certainly been on the rise. Does this trend reflect a breakdown in the system, or a system that is actually working too well?

    11

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated Cookie policy, Privacy policy and Terms & Conditions