WTO Geneva Fabrice Coffrini/Getty Images

Jangan Tangisi Perjanjian Dagang yang Sudah Berakhir

CAMBRIDGE – Selama tujuh dekade setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua adalah masa-masa perjanjian perdagangan. Negara-negara dengan perekonomian yang besar berada dalam masa dimana mereka secara terus-menerus melakukan perundingan perdagangan, serta menandatangani dua perjanjian multilateral utama yang berskala global, yaitu: Persetujuan Umum Tentang Tarif dan Perdagangan (GATT) dan perjanjian untuk membentuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Selain itu, terdapat lebih dari 500 perjanjian perdagangan bilateral dan regional yang ditandatangani – yang kebanyakan ditandatangani sejak WTO menggantikan GATT pada tahun 1995.

Lonjakan populisme di tahun 2016 hampir pasti akan mengakhiri rangkaian kesibukan pembuatan perjanjian perdagangan. Saat negara-negara berkembang mungkin melakukan perjanjian perdagangan dengan skala yang lebih kecil, dua perjanjian perdagangan besar, yaitu Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) dan Kemitraan Dagang dan Investasi Trans-Atlantik (TTIP), dapat dianggap sudah berakhir ketika Donald Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat.   

Kita tidak perlu bersedih atas berakhirnya kedua perjanjian tersebut.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

Get unlimited access to PS premium content, including in-depth commentaries, book reviews, exclusive interviews, On Point, the Big Picture, the PS Archive, and our annual year-ahead magazine.

http://prosyn.org/iuLLUOl/id;

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated cookie policy and privacy policy.