singer189_kieferpix_getty images_helping hand Kieferpix/Getty Images

Apa Rencana Moral Anda pada Tahun 2021?

MELBOURNE/WARSAWA – Banyak orang membuat resolusi Tahun Baru. Resolusi Tahun Baru yang paling umum, setidaknya di Amerika Serikat (AS), adalah lebih banyak berolah raga, makan lebih sehat, menabung, mengurangi berat badan, atau mengurangi stres. Ada juga yang ingin menjadi lebih baik terhadap orang tertentu – tidak mengkritik pasangannya, mengunjungi nenek mereka yang sudah tua secara lebih sering, atau menjadi teman yang lebih baik bagi orang-orang terdekatnya. Tapi hanya sedikit orang – hanya 12% menurut sebuah penelitian di AS – yang resolusinya adalah menjadi orang yang lebih baik secara umum, yang berarti mempunyai moral yang lebih baik.          

Sebuah alasan dari hal ini adalah sebagian besar orang mengutamakan kesejahteraan mereka sendiri, dan tidak melihat menjadi orang dengan moral yang lebih baik sebagai hal yang sejalan dengan kepentingan mereka. Penjelasan lain yang lebih optimistis adalah banyak orang melihat moralitas sebagai kepatuhan terhadap serangkaian peraturan yang menjelaskan apa saja yang tidak boleh kita lakukan.

Hal ini tidak mengejutkan pada masyarakat yang dibangun dengan landasan tradisi Yahudi dan Kristen, yang menjunjung Sepuluh Perintah Allah sebagai inti dari moralitas. Tapi, saat ini, peraturan moral tradisional tidak begitu relevan dengan kehidupan sehari-hari. Tidak banyak orang yang berada di situasi yang membuat mereka berpikir membunuh seseorang. Sebagian besar orang tidak perlu mencuri, dan melakukan hal tersebut bukan sebuah godaan yang besar – sebagian besar orang bahkan akan mengembalikan dompet yang hilang beserta uang yang ada di dalamnya.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/4HKa0TBid