4

Berbagai Wajah Malnutrisi

ABUJA – Jika Anda kebetulan sedang duduk dengan dua orang, ada kemungkinan salah satu dari Anda mengalami malnutrisi. Dan mungkin Anda tidak menyadarinya. Ya, betul sekali: satu dari tiga orang di dunia menderita malnutrisi, dan hal ini tidak selalu terlihat seperti yang Anda bayangkan.

Mulai dari dua milyar orang dewasa yang kelebihan berat badan sampai ke 159 juta anak-anak dengan pertumbuhan terhambat, terdapat berbagai bentuk malnutrisi. Sebagai dokter, Saya pernah melihat wanita yang terlihat sehat, tapi menderita anemia, karena rendahnya asupan zat besi. Dan Saya pernah melihat lelaki berbadan sehat dengan perut besar, sehingga meningkatkan resiko mereka menderita penyakit jantung. 

 1972 Hoover Dam

Trump and the End of the West?

As the US president-elect fills his administration, the direction of American policy is coming into focus. Project Syndicate contributors interpret what’s on the horizon.

Afrika Barat adalah salah satu tempat dengan tingkat malnutrisi paling tinggi di dunia. Ini termasuk “wajah” kondisi malnutrisi yang paling diketahui orang: sekitar 9% dari anak-anak di bawah lima tahun di Afrika Barat menderita wasting atau mereka terlalu kurus jika dibandingkan dengan tinggi badan mereka. Pada kondisi terburuk, wasting bisa berakibat fatal. 

Tapi Afrika Barat juga menderita malnutrisi dalam bentuk lain. Sepertiga anak-anak dibawah usia lima tahun di wilayah tersebut mengalami pertumbuhan terhambat (terlalu pendek untuk usia mereka), kondisi ini memiliki dampak yang tidak bisa diubah pada pertumbuhan kognitif. Menurut penelitian Dampak Kelaparan di Afrika, anak-anak dengan pertumbuhan terhambat di benua ini mendapat hingga 3.6 tahun lebih sedikit pendidikan dibandingkan anak-anak dengan nutrisi cukup.

Masalah ini tidak hanya berdampak pada anak-anak. Setengah dari perempuan usia produktif di Afrika Barat menderita anemia. Anemia tidak hanya menyumbang hampir seperlima dari tingkat kematian ibu; bayi yang lahir dari perempuan penderita anemia lebih mungkin menderita kurang berat badan. Hal ini menimbulkan lingkaran setan yang buruk.

Mungkin wajah malnutrisi yang paling tidak terlihat bukanlah kekurangan nutrisi, tapi kelebihan berat badan dan obesitas. Saat ini, 31% orang dewasa di Afrika Barat menderita kelebihan berat badan atau obesitas. Di Nigeria, negara asal Saya, 33% orang dewasa menderita kelebihan berat badan dan obesitas. Selain dari penyakit jantung, kelebihan berat badan juga meningkatkan resiko diabetes, darah tinggi, stroke dan lainnya.   

Malnutrisi juga mempunyai dampak serius terhadap ekonomi. Laporan Nutrisi Global tahun 2016 memperkirakan, di Afrika malnutrisi berdampak pada berkurangnya 11% PDB – lebih dari kerugian pertahun akibat krisis finansial global pada tahun 2008-2010.

Pada level individu, orang dewasa yang mengalami pertumbuhan terhambat di masa kecil mereka – kondisi yang diderita oleh hampir 70% dari populasi pekerja di beberapa wilayah – sering mengalami penurunan kapasitas bekerja dan mencari nafkah, karena tantangan pertumbuhan yang mereka hadapi. Hal ini tidak hanya berdampak buruk pada perkembangan manusia, tapi juga terhadap kemajuan ekonomi.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengatasi malnutrisi. Namun, terdapat kemajuan yang tidak merata, khususnya di Afrika Barat.

Tentunya, ada beberapa negara yang mencapai kesuksesan, karena pemerintah yang cepat tanggap. Dalam satu dekade, Ghana mengurangi hampir setengah tingkat pertumbuhan terhambat, sebagian karena investasi di hal-hal yang mempengaruhi nutrisi, seperti pertanian dan perlindungan sosial. Pemerintahan Niger mengurangi setengah angka kematian anak dibawah usia lima tahun dalam jangka waktu yang hampir sama, dengan membuat anggaran khusus dan mengambil keputusan operasional untuk mengatasi wasting.

Namun negara-negara lain hampir tidak mengalami kemajuan dalam mengatasi masalah malnutrisi. Di Togo, tingkat pertumbuhan terhambat hampir sama dalam satu dekade terakhir. Di Mali dan Guinea, tingkat wasting meningkat. Dan ada banyak negara lain yang mengalami hal yang sama.

Banyak negara-negara Afrika lain yang siap untuk mulai menulis kisah sukses mereka. Pantai Gading berhasil menurunkan tingkat pertumbuhan terhambat, sementara Senegal berada di jalur yang benar untuk mengatasi wasting. Di kedua negara tersebut, investasi ekstra – baik secara politik dan finansial – bisa mempunyai dampak besar.

Namun donor dan pemerintah masih enggan untuk memberikan pendanaan yang dibutuhkan. Menurut Laporan Nutrisi Global tahun 2016, dana dari donor untuk intervensi yang fokus pada nutrisi stagnan pada angka $1 milyar. Sembilan pemerintah di Afrika Barat, rata-rata, mengalokasikan lebih dari 1% anggaran mereka untuk nutrisi.

Fake news or real views Learn More

Namun, nutrisi adalah salah satu bentuk investasi terbaik yang dapat kita lakukan, setiap $1 investasi di nutrisi akan menghasilkan keuntungan $ 16. Di banyak negara, misalnya India, penyakit yang diakibatkan oleh obesitas seperti penyakit jantung menghabiskan hampir 30% pendapatan rumah tangga per tahun. Kecuali pemerintah di Afrika mulai membuat pilihan dan investasi cerdas, benua ini mungkin akan mengalami nasib yang sama.    

Banyak pemerintah di Afrika mempunyai target keamanan, stabilitas dan kemakmuran ekonomi jangka panjang yang ambisius. Gizi adalah elemen penting untuk mencapai semua target tersebut. Nutrisi sangat penting untuk perkembangan benua kita, sehingga harus menjadi prioritas utama dalam pembuatan keputusan. Jutaan jiwa bergantung pada hal ini.