Bridge in urban setting

Infrastruktur untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

WASHINGTON, DC – Infrastruktur adalah penggerak yang kuat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang inklusif, mampu meningkatkan permintaan agregat saat ini dan memberi landasan bagi pertumbuhan masa depan. Infrastruktur juga menjadi unsur utama dalam agenda perubahan iklim. Jika pembangunannya dilakukan dengan buruk, infrastruktur dapat menjadi bagian terbesar dari permasalahan, namun sebaliknya bila dilakukan secara tepat akan menjadi bagian dari solusi.

Dalam 15 tahun ke depan, investasi pada infrastrutur dengan jumlah lebih dari $90 triliun diperlukan di seluruh dunia. Angka tersebut adalah dua kali nilai seluruh saham infrastruktur saat ini dan kenaikan total investasi tahunan harus dua kali lipat, dari $2,5-3 triliun hingga di atas $6 triliun. Sekitar 75% dari investasi tersebut harus dilakukan di negara berkembang, terutama negara-negara berpendapatan menengah karena tuntutan pertumbuhan mereka, laju urbanisasi yang besar dan banyaknya pembangunan infrastruktur yang tertunda.

Menutup kesenjangan infrastruktur pasti tidak mudah. Tetapi ini juga merupakan kesempatan besar untuk menciptakan fondasi bagi masa depan yang lebih berkelanjutan.

To continue reading, please log in or enter your email address.

To read this article from our archive, please log in or register now. After entering your email, you'll have access to two free articles from our archive every month. For unlimited access to Project Syndicate, subscribe now.

required

By proceeding, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy, which describes the personal data we collect and how we use it.

Log in

http://prosyn.org/hN2iFIr/id;

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated cookie policy and privacy policy.