Pacific Press/Getty Images

Memperbaiki Tata Kelola Migrasi

DHAKA – Pada pertemuan Majelis Umum PBB tahun lalu, para pemimpin dunia berjanji akan bekerja sama memastikan perpindahan penduduk yang aman, tertib, teratur dan bertanggung jawab. Tahun ini, mereka perlu melakukan aksi lebih banyak untuk merealisasikan janji tersebut. 

Negara-negara anggota PBB telah mengakui banyaknya keuntungan dari migrasi, termasuk perannya dalam menstabilkan pasar tenaga kerja global, menyebarkan pengetahuan dan ide, menciptakan diaspora yang memacu peningkatan perdagangan dan investasi dan mempertahankan ekonomi global melalui pengiriman uang, yang dipergunakan untuk membayar perawatan kesehatan anggota keluarga, pendidikan, dan perumahan di negara asal.

Tapi manfaat ini bisa menjadi sia-sia, seperti yang kita lihat pada krisis yang terjadi baru-baru ini di laut Mediterania, laut Andaman, koridor Amerika Tengah, Sahel, dan semenanjung Afrika, yang mana migrasi tidak dikelola dengan bertanggung jawab dan kooperatif.

To continue reading, please log in or enter your email address.

To read this article from our archive, please log in or register now. After entering your email, you'll have access to two free articles from our archive every month. For unlimited access to Project Syndicate, subscribe now.

required

By proceeding, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy, which describes the personal data we collect and how we use it.

Log in

http://prosyn.org/bObefZM/id;

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated cookie policy and privacy policy.