cardenas8_ERNESTO BENAVIDESAFP via Getty Images_perucoronavirus Ernesto Benavides/AFP via Getty Images

Perangkap COVID bagi Negara-negara Berpendapatan Menengah

WASHINGTON, DC – Pandemi virus corona sudah membawa kehancuran pada negara-negara berpendapatan menengah (MICs). Kecuali AS, sepuluh negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak hingga saat ini adalah negara-negara MICs. Negara-negara dengan jumlah kasus harian baru COVID-19 yang terbanyak dan angka kematian akibat COVID-19 tertinggi per satu juta penduduk juga termasuk dalam MICs.                     

Proyeksi perekonomian negara-negara MICs juga sama suramnya. Pendapatan rumah tangga akan mengalami penurunan pada semua kelompok pada tahun 2020, termasuk bagi sebagian besar dari 100 juta orang tambahan di seluruh dunia yang akan terperosok ke dalam kemiskinan ekstrem dalam skenario yang buruk. 

Pengalaman Amerika Latin memberikan gambaran akan hal ini: wilayah ini mencakup 8,4% dari populasi global, tapi mempunyai 30% dari total angka kematian akibat COVID-19 hingga saat ini. Dana Moneter Internasional memperkirakan bahwa PDB Amerika Latin dan Karibia akan mengalami kontraksi sebesar 9,4% pada tahun ini, sementara Bank Dunia memperkirakan peningkatan kemiskinan sebesar sepuluh persen di wilayah ini.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading and receive unfettered access to all content, subscribe now.

Subscribe

or

Unlock additional commentaries for FREE by registering.

Register

https://prosyn.org/YCnmyWaid