papp1_ANTHONY WALLACEAFP via Getty Images_womanfacemaskcoronavirus Anthony Wallace/AFP via Getty Images

Perspektif Gender dalam COVID-19

NEW YORK – Ketika pandemi menyerang, para pemimpin dunia dan pekerja bidang kesehatan harus beradaptasi dengan cepat terhadap ancaman yang ada. Faktor yang jarang mereka pertimbangkan – kalau pun mereka mempertimbangkan hal ini – adalah gender.

Sebagai aktivis kesehatan dan hak asasi anak perempuan dan perempuan, kami sering sekali mendengar perkataan: “Gender bukan masalah yang diprioritaskan sekarang,” kata para pemimpin. “Mungkin ketika krisis sudah mereda,” klaim mereka. “Ini bukan waktu yang tepat,” kata mereka bersikeras. Jika kita ingin menerapkan respons yang paling efektif terhadap COVID-19 – atau darurat kesehatan apa pun – hal ini harus berubah.              

Anak perempuan dan perempuan punya pengalaman yang berbeda dengan anak laki-laki dan laki-laki ketika terjadi wabah. Perspektif gender menyoroti risiko dan kerentanan yang secara khusus dihadapi oleh anak perempuan dan perempuan karena kesenjangan yang mengakar dan peran gender tradisional. Dan fakta-fakta yang diungkapkan oleh perspektif tersebut bisa menyelamatkan nyawa dan memastikan bahwa tidak ada orang yang tertinggal dalam respons darurat kita.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

Get unlimited access to PS premium content, including in-depth commentaries, book reviews, exclusive interviews, On Point, the Big Picture, the PS Archive, and our annual year-ahead magazine.

https://prosyn.org/E2unvutid