vkfung1_Getty Images_tradeshipping Getty Images

Perdagangan Sebagai Obat Perekonomian Global

HONG KONG – Pandemi COVID-19 telah menjadikan dunia memasuki era berbahaya, yang belum pernah terjadi sebelumnya dan semua negara pasti akan terkena dampaknya. Lebih dari setengah populasi dunia sedang berada dalam lockdown dengan ragam yang sedikit berbeda satu sama lain. Semua negara, kaya dan miskin, mengalami resesi dan dampak dari hal ini hanya bisa dibatasi dengan bekerja sama.

Tiongkok – pusat pertama dari pandemi ini – memberikan pelajaran mengenai pentingnya bekerja sama. Lockdown yang terjadi selama beberapa bulan di provinsi Hubei dan pembatasan pergerakan yang ketat di seluruh negara ini menyebabkan penurunan keuntungan industri sebesar 40% pada bulan Januari dan Februari dibandingkan tahun sebelumnya. Pabrik-pabrik mulai dibuka kembali pada bulan Maret tapi menghadapi banyak pembatalan dan penundaan pesanan, serta penundaan pembayaran, karena para pembeli di luar negeri berjuang menghadapi dampak dari pandemi ini. 

Jadi, meskipun kesehatan masyarakat mulai membaik, kecepatan pemulihan perekonomian Tiongkok akan bergantung, setidaknya sebagian, pada negara-negara lain. Mengingat betapa terhubungnya perekonomian global, hal tersebut juga akan berlaku untuk negara-negara lain: meskipun pengendalian pandemi dilakukan di dalam negeri, gangguan yang terjadi di negara lain – dan, potensi adanya gelombang-gelombang wabah selanjutnya – akan menghambat pemulihan.  

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/2sPFfOxid