Farmers protest in India Hindustan Times/Getty Images

Bertahan dalam Kerasnya Perubahan Iklim

SANTA MONICA – Disaat India dilanda kekeringan terburuk dalam 140 tahun terakhir, para petani di India turun ke jalan untuk melakukan demonstrasi. Pada demonstrasi yang dilakukan di Madhya Pradesh pada musim panas ini, polisi melepaskan tembakan ke arah para petani yang meminta penghapusan hutang dan harga yang lebih baik bagi hasil panen mereka, insiden ini menyebabkan lima orang meninggal. Di Tamil Nadu, para petani yang marah mengadakan protes serupa dan menyalakan lilin untuk mengingat para petani yang meninggal pada saat demonstrasi di Madhya Pradesh. Dan pada sebuah protes di New Delhi, para petani membawa sebuah tengkorak manusia yang menurut para petani tersebut adalah tengkorak dari seorang petani yang bunuh diri karena menderita kerugian akibat gagal panen selama enam bulan terakhir.

Berdasarkan penelitian baru-baru ini yang dilakukan oleh Tamma A. Carleton dari Universitas California, Berkeley, kasus bunuh diri diantara petani di India meningkat seiring dengan peningkatan suhu udara, sehingga pada peningkatan 1º Celsius diatas suhu udara rata-rata dikaitkan dengan sekitar 70 kasus bunuh diri tambahan.  

Selain memperlihatkan kegagalan kebijakan pertanian, kekeringan yang menyebabkan gejolak ini juga memperlihatkan ancaman yang diakibatkan oleh perubahan iklim tidak hanya di India, namun di seluruh dunia. Seiring dengan peningkatan suhu dan kekeringan menjadi lebih sering terjadi maka pergolakan politik, kerusuhan dan bahkan kekerasan mungkin akan terjadi. 

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

Get unlimited access to PS premium content, including in-depth commentaries, book reviews, exclusive interviews, On Point, the Big Picture, the PS Archive, and our annual year-ahead magazine.

http://prosyn.org/POQ2xSx/id;

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated cookie policy and privacy policy.