Homeless child rain Dhaka NurPhoto

Gelombang Migrasi Berikutnya

MANILA – Bayangkan diri Anda sebagai petani. Tanaman Anda layu karena cuaca semakin tidak bisa ditebak, air sumur Anda terlalu asin untuk diminum, dan harga beras di pasar terlalu mahal. Semua ini menyebabkan Anda meninggalkan desa untuk mencari penghidupan yang lebih baik.  

Jutaan orang diseluruh dunia yang hidup dalam komunitas yang rentan tidak harus membayangkan skenario tersebut. Skenario tersebut adalah kehidupan mereka sekarang, hal ini disebabkan oleh dampak perubahan iklim; dan jumlah mereka akan semakin meningkat seiring dengan semakin meningkatnya dampak buruk dari perubahan iklim.

Tapi dunia lebih tidak siap untuk menghadapi para migran iklim dibandingkan dengan ketidaksiapan Eropa saat ini dalam menghadapi gelombang pengungsi dari Timur Tengah dan Afrika Utara. Kebanyakan migran iklim akan melakukan perpindahan di dalam negeri mereka, namun yang lain tidak akan mempunyai pilihan selain melakukan migrasi ke luar negeri. Jika permukaan air laut naik lebih dari satu meter, maka seluruh penduduk kepulauan Pasifik dan negara-negara kepulauan lainnya harus mengungsi.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

Get unlimited access to PS premium content, including in-depth commentaries, book reviews, exclusive interviews, On Point, the Big Picture, the PS Archive, and our annual year-ahead magazine.

http://prosyn.org/MDyWmBd/id;

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated cookie policy and privacy policy.