Scientists stand beside a new carbon capture test unit Jeff J Mitchell/Getty Images

Kekeliruan Perekayasaan Kebumian

BERLIN – Seiring dengan perjuangan dunia untuk mengendalikan emisi gas yang berkontribusi terhadap perubahan iklim dan membatasi pemanasan bumi, sebuah teknologi baru yang ajaib mendapatkan banyak dukungan. Perekayasaan kebumian (geoengineering) – yang merupakan manipulasi sistem alami bumi dalam skala besar – telah dipopulerkan sebagai cara untuk menangkal dampak negatif perubahan iklim.

Pendukung teknologi ini memberikan ilusi bahwa terdapat cara untuk keluar dari krisis perubahan iklim, memenuhi tujuan perjanjian perubahan iklim Paris yang ditanda tangani pada tahun 2015, dan tetap mempertahankan gaya hidup yang sangat konsumtif.

Tapi solusi ini tidak sesederhana yang dikatakan oleh para pendukungnya. Bergantung pada rekayasa iklim – entah sebagai asuransi keselamatan bumi atau upaya terakhir untuk memerangi kenaikan suhu – tidak hanya beresiko; namun hal itu juga mengalihkan perhatian dari satu-satunya solusi yang kita tahu akan mencapai keberhasilan: menurunkan emisi karbon.

To continue reading, please log in or enter your email address.

To access our archive, please log in or register now and read two articles from our archive every month for free. For unlimited access to our archive, as well as to the unrivaled analysis of PS On Point, subscribe now.

required

By proceeding, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy, which describes the personal data we collect and how we use it.

Log in

http://prosyn.org/QS9rZPn/id;

Handpicked to read next

Cookies and Privacy

We use cookies to improve your experience on our website. To find out more, read our updated cookie policy and privacy policy.