richter1_Edmond SoSouth China Morning Post via Getty Images_chinaantfinancialalipaydigitaltech Edmond So/South China Morning Post via Getty Images

Potensi AI di Negara-Negara Berkembang

KREUZLINGEN – Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah digunakan hampir di seluruh aspek kehidupan di negara-negara maju. Mulai dari pemerintahan hingga dunia usaha dan perorangan, jangkauan AI sangat luas, dan penerapannya terbukti transformasional.  

Namun manfaatnya tidak hanya dirasakan di negara-negara maju. AI diperkirakan akan menyumbang $15.7 triliun pada perekonomian global pada tahun 2030, memberikan nilai sosio-ekonomi ke seluruh lapisan masyarakat dalam beberapa tahun kedepan. Dan sejumlah besar dari manfaat tersebut akan dirasakan oleh negara-negara berkembang yang telah terbantu oleh AI dalam mengatasi permasalahan yang telah berlangsung lama.

Besarnya investasi terhadap AI menggambarkan potensi yang dilihat oleh banyak orang dalam teknologi baru ini. Menurut perkiraan dari International Data Corporation, pengeluaran global untuk AI akan mencapai sekitar $36 miliar pada tahun 2019, yang merupakan peningkatan luar biasa sebesar $44 dibanding tahun 2018. Angka tersebut diperkirakan akan melebihi $79 miliar pada tahun 2022.    

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

Get unlimited access to PS premium content, including in-depth commentaries, book reviews, exclusive interviews, On Point, the Big Picture, the PS Archive, and our annual year-ahead magazine.

https://prosyn.org/mXlbVXEid